Fungsi Epidermis pada Jaringan Tumbuhan

Epiderm dalam biologi mengacu pada jaringan sel pelindung di lapisan luar. Kulit menjadi bagian kulit binatang, termasuk manusia. Pada tumbuhan, epidermis adalah lapisan luar sel di akar, batang, daun dan organ lainnya.

Sel-sel epidermis dalam jaringan tanaman biasanya rata dan ditata dengan baik dalam satu lapisan. Epidermis terdiri dari satu lapisan sel parenkim, yang diproduksi dengan tepat tanpa celah di antara sel-sel. Anda perlu menggunakan mikroskop untuk melihat jaringan kulit.

Lapisan sel dalam jaringan epidermis juga berubah, menyesuaikan kondisi dan jenis tanaman. Kulit nabati juga memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah melindungi semua organ tanaman.

Fungsi Epidermis Tanaman

Tumbuhan memiliki banyak fungsi epidermis. Peran dan fungsi jaringan kulit tumbuhan serta interpretasinya yang lengkap dijelaskan di sini.

 

1. Lindungi semua anggota pabrik

Fungsi utama kulit sebagai pelindung semua organ tanaman. Fungsi ini adalah fungsi yang paling penting ketika epidermis menjadi jaringan pelindung untuk semua organ seperti batang, akar, daun dan semua organ tanaman lainnya.

Melindungi kulit organ tanaman dari pengaruh lingkungan eksternal seperti perubahan suhu udara, infeksi patogen, kelembaban, dan ancaman eksternal lainnya.

2. Penyediaan sumber daya air

Fungsi kulit pada tanaman lain adalah akumulasi cadangan air. Sel-sel di jaringan kulit mengandung protoplasma datar yang besar, sehingga dapat digunakan sebagai reservoir air untuk tanaman.

Untuk tanaman, penyimpanan air penting untuk memprediksi awal musim kemarau, sehingga tingkat air tanah tidak memadai untuk digunakan dalam air dalam protoplasma untuk fotosintesis.

3. Kurangi penguapan tanaman

Fungsi kulit adalah untuk mengurangi penguapan pada tanaman. Fungsi ini dilakukan oleh stomata, yang merupakan bagian dari jaringan epidermis tanaman, bersama dengan trichomonas.

Jaringan kulit pada prinsipnya bertindak sebagai pengatur perfusi tanaman atau proses penguapan. Ketika suhu tinggi, celah menutup rapat, sehingga membatasi tingkat transpirasi, dan sebaliknya, ketika suhu rendah, pembukaan terbuka lebar.

4. Penyerapan nutrisi dalam air

Jaringan kulit tanaman juga menyerap air dari nutrisi yang diproduksi di jaringan kulit di akar tanaman.

Fungsi ini dilakukan oleh trikoma yang dimodifikasi untuk akar yang tepat. Zat air yang diserap tanaman dari makanan akan digunakan untuk fotosintesis.

5. Bagikan juga lingkungan oksigen dan karbon dioksida

Kulit juga bertindak sebagai pemulung oksigen dan karbon dioksida. Kehadiran jaringan kulit tumbuhan membantu dalam difusi oksigen dan karbon dioksida.

Ini terjadi ketika tanaman mengeluarkan fotosintesis dan respirasi. Difusi oksigen dan karbon dioksida biasanya hanya terjadi pada daun yang memiliki celah sebagai alat pengolah.

sumber : Htpp://pakguru.co.id