Cara Budidaya Tanaman Buah Durian

gambar buah durian

Bagi pecinta buah, buah musiman ini telah menjadi luar biasa dan selalu menunggu kedatangan mereka. Ya, ini Buah Durian. Buah terkenal karena rasanya yang lezat dan daging asli. Buah durian juga memiliki aroma yang khas. Banyaknya jenis durian membuat masyarakat lebih senang berburu buah berduri ini. Beberapa Durian yang unggul termasuk Musangking Durian, Bawor Durian, Montong Durian dan Petruk Durian. pelangi durian merah dan durian.

Tanaman buah durian dikenal sebagai tanaman musiman dan hanya menghasilkan buah pada musim tertentu. Buah durian ini dikenal di seluruh dunia dan telah menyebar sekitar 600 tahun yang lalu di Asia Tenggara. Tanaman durian dapat ditanam di ketinggian antara 100 dan 500 m di atas permukaan laut. tumbuh dengan baik ketika ditanam di daerah yang lebih tinggi, yang mempengaruhi kualitas. Pohon durian menyukai tanah Grumosol dan Andosol, tanah subur dan kaya akan bahan organik. Tanaman durian tumbuh baik di tanah dengan pH 5 sampai 7 dan optimal 6 hingga 6,5. Drainase tanah harus dalam kondisi baik dengan kedalaman air tanah antara 50-150 cm dan 150-200 cm, karena akar Durian sangat sensitif (malas) ketika direndam dalam air. Tanaman durian dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis basah dengan curah hujan> 2000 mm / tahun dan menyebar merata sepanjang tahun hingga 9-10 bulan / tahun bulan basah dan 1-2 bulan hingga kering sebelum berbunga. Intensitas cahaya 40-50% pada suhu 22-30 ° C.

 

Berikut ini adalah panduan untuk menanam buah Durian agar dapat tumbuh optimal, mengangkut buah dengan cepat dan mendapatkan hasil tinggi

1. Pemilihan benih

A. Benih tanaman buah durian dapat berasal dari hasil generatif. Pilih benih terbaik dari biji yang berasal dari buah-buahan matang di pohon. Jadi pilihlah biji yang lebih bulat dan lebih besar. Kemudian tanam bijinya dalam kantong 1 liter

B. Setelah enam bulan irigasi teratur, tanaman siap digunakan.

C. Benih tanaman buah Durian juga dapat diambil dari produk tanaman, diperbanyak dengan penyulingan. Benih uranium sayuran tersedia di toko benih tepercaya

2. Pengolahan Lahan
3. Tahap Penanaman
4. Tahap Pemeliharan

A. Penyiraman
B. pemupukan

5. Pemangkasan

Potongan ini menghambat pertumbuhan vegetatif tanaman sebesar 40% selama 1 musim. Selama waktu ini, tanaman tidak dipangkas. Dengan memotong akarnya, tanaman tidak hanya cepat berbuah, tetapi juga meningkatkan kualitas buah. Buahnya lebih keras dan lebih tahan.

Waktu terbaik untuk memotong akar adalah ketika tanaman mulai mekar, selambat-lambatnya 2 minggu setelah berbunga. Melebihi batas akan mengurangi hasil tanaman durian dalam irisan dalam dari 60 hingga 90 cm dan menguranginya menjadi 1,5 – 2 meter sebelum panen dan memperlambat pertumbuhan. Metode pemotongan: kedua sisi pangkal batang.

6. Penyerbukan buatan

Penyerbukan buatan:
Kumpulkan serbuk sari dalam kantong plastik bersih dengan mengguncang bunga atau menyapunya dengan sikat lembut.
Penyerbukan buatan pada malam hari dari jam 19.00 hingga 21.00 jam dengan mengoleskan serbuk sari pada kepala prangko dengan sikat lembut.

7. Penipisan buah

Penjarangan buah dikatakan untuk mencegah kematian Durian dengan tidak mengonsumsi energi untuk proses pemupukan. Penipisan mempengaruhi kelangsungan hidup, rasa buah, ukuran buah dan frekuensi pemupukan setiap tahun. Penipisan terjadi bersamaan dengan proses aborsi. Setelah bunga siap, harus diencerkan pada hari berikutnya (ini tidak harus ditunda).

8. Hama dan penyakit

9. fase panen

Panen terjadi ketika buah sudah tua dan mulai berbau, kemudian ada buah yang mulai rontok karena sudah tua dan matang.

Fitur Tanaman Buah Durian Harvest Ready meliputi:

– Ujung berduri buah kecoklatan
– Warna Garin antara duri dan kontras yang jernih
– Meningkatkan ruang kaki
– Aroma khas aroma Durian
– Sebuah gema dipancarkan ketika durian dipukul.

Baca Artikel lainnya :

Cara Menanam Anggrek dengan Media Arang Paling Mudah

Arti, Fungsi, dan Tujuan Pemerintahan