Rumus dan Contoh masalah pengukuran

Contoh pertanyaan pengukuran kelas 7 bertujuan untuk mengajarkan kita untuk menggunakan alat ukur. Beberapa alat ukur yang digunakan sebagai referensi dalam contoh masalah pengukuran ini adalah tang dan mikrometer.

Rumus dan Contoh masalah pengukuran

1. Contoh masalah pengukuran menggunakan istilah Sorong

Hitung diameter baut pada gambar berikut!

Contoh masalah pengukuran menggunakan caliper

Diskusi tentang masalah pengukuran Caliper

1. Langkah pertama

Tentukan skala utama terlebih dahulu.
Dalam gambar, skala nol nonius terletak antara skala 2,4 cm dan 2,5 cm pada skala tetap. Jadi, skala tetapnya adalah 2,4 cm.

2. Langkah kedua

Tentukan skala nonius. Skala nonius yang bertepatan dengan skala tetap adalah angka 7. Oleh karena itu, skala nonius adalah 7 x 0,01 cm = 0,07 cm.

3. Langkah ketiga

Menambahkan skala tetap dan skala vernier. Hasil pengukuran = 2,4 cm + 0,07 cm = 2,47 cm Oleh karena itu, hasil pengukuran diameter baut adalah 2,47 cm.
2. Contoh masalah pengukuran menggunakan mikrometer

Hitung diameter kawat seperti yang ditunjukkan di bawah ini!

Contoh masalah pengukuran menggunakan mikrometer menurut : Rumusrumus.com

Diskusi pengukuran diameter menggunakan mikrometer

1. Langkah pertama

Menentukan tangga utama, terlihat pada gambar, tangga utama adalah 1,5 mm.

2. Langkah kedua

Perhatikan skala berputar, garis yang sejajar dengan skala utama adalah angka 29. Oleh karena itu, skala nonius adalah 29 x 0,01 mm = 0,29 mm.

3. Langkah ketiga

Tambahkan skala utama dan skala berputar. Hasil pengukuran = 1,5 mm + 0,29 mm = 1,79 mm. Jadi hasil pengukuran diameter kawat adalah 1,79 mm.
3. Contoh pertanyaan pengukuran menggunakan anggaran O’hauss

Kantung plastik berisi gula ditimbang dengan keseimbangan tiga tangan oleh O’Hauss. Posisi lengan depan, tengah, dan belakang yang seimbang ditunjukkan pada gambar berikut. Tentukan massa gula!

Contoh pertanyaan pengukuran menggunakan neraca O’hauss

Diskusi Pengukuran massa menggunakan keseimbangan o’hauss

Dari gambar Anda dapat melihat bahwa:

1. posisi anting depan adalah 5,5 gram
2. posisi anting tengah adalah 20,0 gram
3. tempatkan anting belakang 200,0 gram

Sehingga dapat ditentukan bahwa massa gula pasir adalah (5,5 + 20,0 + 200,0 = 225,5). Sehingga massa gula pasir yang diukur dengan saldo adalah 225,5 gram

Di bawah ini adalah beberapa contoh pertanyaan terkait dengan jumlah dan pengukuran bahan:

Setiap benda yang memiliki massa bergerak dengan kecepatan tertentu sehingga memiliki energi kinetik. Dengan energi, benda bisa berusaha bergerak. Upaya yang dilakukan oleh objek selama interval waktu tertentu dikenal sebagai kekuatan.
Dari instruksi yang dicetak miring, tentukan jumlah yang termasuk dalam jumlah utama dan jumlah yang diturunkan!
Sebutkan ketentuan unit yang dikatakan standar atau standar!

Pekan lalu Pardi melakukan tes latihan pelajaran olahraga, yaitu latihan berlari di lapangan bola bundar dan melempar 1 kg disc. Waktu perjalanan Pardi adalah 1 menit dan 23 detik, sedangkan jarak luncur adalah 6,5 m. Menunjukkan satuan massa, waktu dan jarak lemparan dalam satuan gram, detik, dan dm!

Praktik yang baik dan mudah-mudahan memberikan pemahaman tentang luasnya materi dan pengukuran pertanyaan pengukuran sampel untuk kelas 7 di atas.